Zionis Serang Jemaah al-Aqsa, Shekh Ikrimah Keluarkan Fatwa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i119068-zionis_serang_jemaah_al_aqsa_shekh_ikrimah_keluarkan_fatwa
Imam dan Khatib Masjid al-Aqsa Shekh Ikrimah Sabri (Sheikh Ekrima Sa'id Sabri) menegaskan kembali fatwa menentang masuknya pasukan rezim Zionis Israel ke tempat suci itu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 15, 2022 12:59 Asia/Jakarta
  • Sheikh Ekrima Sa\\\'id Sabri.
    Sheikh Ekrima Sa\\\'id Sabri.

Imam dan Khatib Masjid al-Aqsa Shekh Ikrimah Sabri (Sheikh Ekrima Sa'id Sabri) menegaskan kembali fatwa menentang masuknya pasukan rezim Zionis Israel ke tempat suci itu.

Fatwa ini disampaikan dan ditegaskan kembali setelah pasukan rezim Zionis menyerang jemaah salat Palestina di Masjid al-Aqsa dan menghalangi mereka untuk ibadah di masjid ini.

Pasukan rezim Zionis menyerang jemaah salat Palestina di halaman Masjid al-Aqsa pada Jumat (15/4/2022) pagi, dan menyebabkan lebih dari 150 jemaah terluka.

Mereka memaksa masuk ke Masjid al-Aqsa dan menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah warga Palestina yang berusaha menghadangnya.

Aparat Zionis juga menghalangi warga Palestina yang ingin masuk ke Kompleks Masjid al-Aqsa guna mengikuti salat Jumat. Mereka menutup jalan-jalan di sekitar kota tua dan mendirikan barikade besi di pintu masuk Bab al-Amoud.

Menurut laporan al-Alam, Shekh Ikrimah Sabri mengatakan pada hari Jumat (15/4/2022) bahwa pasukan Zionis menyerang jemaah Palestina di Masjid al-Aqsa dengan peluru tajam dan serangan ini berlanjut.

"Zionis berusaha untuk sepenuhnya mengosongkan Masjid al-Aqsa dari jemaah Palestina," ujarnya.

Setelah fatwa Imam Masjid al-Aqsa, puluhan bus dari seluruh kota Palestina bersiap untuk melakukan perjalanan ke Masjid al-Aqsa di al-Quds.

Selama 15 hari terakhir, setidaknya 17 warga Palestina gugur syahid dalam serangan tentara rezim penjajah di al-Quds.

Tujuh di antara para korban yang gugur terkait dengan bentrokan pada hari Kamis dan Jumat. Puluhan warga Palestina juga telah ditahan dalam bentrokan tersebut. (RA)