Hizbullah Irak Tolak Campur Tangan AS dalam Pembebasan Mosul
Hizbullah, Irak mengumumkan penentangannya atas peningkatan peran Amerika Serikat dalam perang melawan kelompok teroris Daesh di Irak.
Jaafar Al Husseini, Juru Bicara Hizbullah, Irak dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen, Lebanon (12/7) menuturkan, tujuan lawatan Ashton Carter, Menteri Pertahanan Amerika ke Baghdad adalah agar Washington dapat berbohong kepada masyarakat dunia bahwa ia mitra Irak dalam menumpas Daesh.
Al Husseini juga menentang segala bentuk penentuan syarat oleh Amerika yang menghambat pembebasan kota Mosul dari pendudukan para teroris.
Ia menerangkan, berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Irak, Amerika menentang penghancuran konvoi kendaraan Daesh yang melarikan diri dari Fallujah.
Ashton Carter, Menhan Amerika, Senin (11/7) dalam lawatan mendadaknya ke Baghdad mengatakan, Washington akan mengirim 560 tentara tambahan untuk membantu pasukan Irak dalam merebut Mosul.
Hadi Al Ameri, Sekjen Organisas Badr Irak mereaksi statemen Carter itu dan menolak partisipasi pasukan Amerika dalam operasi pembebasan Mosul. (HS)