Dibombardir Israel, Gadis Muda Palestina Ini Tertimpa Reruntuhan
Serangan udara besar-besaran rezim Zionis Israel di Jalur Gaza berlanjut, dan korban, terutama anak-anak dan perempuan meningkat.
Seorang gadis muda bertanya tentang keluarganya saat dia diselamatkan dari reruntuhan rumahnya yang dibom oleh jet tempur Israel pada hari Kamis (19/10/2023).
Tim medis mengevakuasi jenazah anggota keluarga Saqallah yang gugur pasca pemboman rumah mereka di Gaza.
Seorang ayah Palestina juga memeluk bayinya setelah diselamatkan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur di Gaza.
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, lebih dari 3.300 warga Palestina gugur akibat serangan masif rezim Zionis Israel di Gaza.
Menurut pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, lebih dari 11.000 warga Palestina juga terluka. Sebagian besar di antara korban luka-luka adalah perempuan dan anak-anak.
Menurut sejumlah laporan, jumlah anak dan perempuan Palestina yang gugur syahid mencapai ribuan anak dan perempuan.
Sebelumnya, jet tempur militer Israel membombardir al-Ahli Arab Hospital di Gaza pada Selasa malam. Serangan brutal ini menyebabkan lebih dari 500 orang gugur syahid.
Situasi di rumah sakit di Gaza semakin buruk setiap harinya seiring dengan berlanjutnya agresi Israel.
Di sisi lain, rezim Zionis mengumumkan bahwa 4.399 orang terluka sejak kelompok perlawanan Palestina memulai operasi dengan sandi Badai al-Aqsa pada Sabtu, 7 Oktober 2023. (RA)