Dua Pesawat Mata-mata Israel Mendarat di Selatan Saudi
Sumber keamanan Yaman mengabarkan mendaratnya dua pesawat mata-mata rezim Zionis Israel di salah satu pangkalan udara di Selatan Arab Saudi.
Situs berita Al Yemen Al Youm, Rabu (3/2) melaporkan, dua pesawat mata-mata Israel mendarat di King Khalid Air Base di Khamis Mushayt, Selatan Saudi.
Beberapa hari sebelumnya, Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel mengumumkan, Saudi dan negara-negara Arab kawasan lainnya menganggap Israel sebagai mitra, bukan musuh, karena ada ancaman-ancaman dari ISIS dan Iran.
Sebelumnya, sejumlah sumber juga mengabarkan, petinggi Saudi dan Israel sejak lama melakukan kontak untuk menyusun kesepakatan baru perdamaian Arab-Israel.
Program baru itu mencakup beberapa pasal sebelumnya, dan menghapus sejumlah pasal lain. Setelah mendapat persetujuan Israel dan terpenuhinya tuntutan rezim itu, selanjutnya Saudi bertugas memaksakan keputusan tersebut kepada rakyat Palestina.
Sumber diplomatik itu menegaskan, sejumlah pejabat Amerika Serikat dan beberapa anggota Partai Republik di Kongres, sepenuhnya melakukan kontak dengan Riyadh dan Tel Aviv.
Mereka percaya kondisi kawasan saat ini sangat memugkinkan bagi terlaksananya program normalisasi hubungan Saudi dan negara-negara Arab lainnya, dengan Israel. (IRIB Indonesia/HS)