Al Khalifa Langgar Hak Tahanan Bahrain
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i46187-al_khalifa_langgar_hak_tahanan_bahrain
Forum Hak Asasi Manusia Bahrain menyatakan, para pengelola penjara Jaw melanjutkan pemberlakukan pembatasan terhadap tahanan, bahkan baru-baru ini mereka memutus air bersih untuk penjara sebagai bentuk balas dendam.
(last modified 2026-02-23T09:56:34+00:00 )
Okt 22, 2017 18:13 Asia/Jakarta
  • Aparat keamanan Bahrain aniaya oposisi.
    Aparat keamanan Bahrain aniaya oposisi.

Forum Hak Asasi Manusia Bahrain menyatakan, para pengelola penjara Jaw melanjutkan pemberlakukan pembatasan terhadap tahanan, bahkan baru-baru ini mereka memutus air bersih untuk penjara sebagai bentuk balas dendam.

Seperti dilansir situs al-Ahed Lebanon, Minggu (22/10/2017), Forum HAM Bahrain dalam pernyataannya menambahkan, pengelola penjara Bahrain juga melanggar hak tahanan untuk berbicara dengan keluarga mereka melalui telepon dan mengurangi durasi percakapan telepon.

Disebutkan pula bahwa kondisi fisik para tahanan seperti Elias al-Mulla memburuk dalam beberapa hari lalu, namun para pejabat penjara tidak bersedia mengobatinya.

Tahanan bernama Aqil Hussain Jassim yang menderita penyakit kronis juga tidak memperoleh pengobatan dan perawatan.

Organisasi Perdamaian untuk Demokrasi dan HAM Bahrain, baru-baru ini mengabarkan ditangkapnya 15.000 orang dalam tujuh tahun terakhir.

Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.

Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan pasukan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis politik dan revolusioner Bahrain serta memenjarakan mereka.

Berdasarkan laporan sumber-sumber HAM, Bahrain sebagai negara terkecil di Asia Barat memiliki tahanan politik terbanyak. Kebijakan penumpasan terhadap oposisi ini dilakukan di bawah bayangan dukungan negara-negara Barat. (RA)