Pada 2017, Penyerbuan Zionis ke Masjid al-Aqsa Mencapai Puncaknya
-
Pemukim Zionis menodai kecusian Masjid al-Aqsa.
Kepala Departemen Wakaf Islam al-Quds mengatakan, pada tahun 2017, tingkat penyerbuan pemukim Zionis dan aparat keamanan rezim Zionis Israel ke Masjid al-Aqsa mencapai puncaknya dalam beberapa tahun terakhir.
"Pada tahun 2017, sekitar 26.000 aparat keamanan Zionis dan warga distrik Yahudi menyerbu Masjid al-Aqsa," kata Sheikh Azzam al-Khatib, Minggu (31/12/2017) seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.
Ia menambahkan, sebagian penyerbu Masjid al-Aqsa disebabkan seruan para Rabbi Yahudi, di mana langkah mereka untuk memprovokasi pemukim Zionis guna menyerang Masjid al-Aqsa meningkat.
Sheikh al-Khatib juga memperingatkan upaya rezim Zionis untuk mengubah kondisi Masjid al-Aqsa.
Masjid al-Aqsa sebagai simbol asli identitas Islam-Palestina di Baitul Maqdis selalu menjadi sasaran tindakan merusak rezim Zionis.

Untuk mencapai tujuan ekspansionisnya, rezim penjajah tersebut selalu menyerbu Masjid al-Aqsa dan menodai tempat suci Islam ini.
Intifada al-Quds untuk mendukung Masjid al-Aqsa meletus pada Oktober 2015, di mana dalam intifada ini, 366 warga Palestina gugur syahid dan banyak lainnya terluka. (RA)