Israel Larang Azan di Al Qods Saat Pemindahan Kedubes AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i56668-israel_larang_azan_di_al_qods_saat_pemindahan_kedubes_as
Rezim Zionis Israel mengumumkan, di hari pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis, 14 Mei 2018, masjid-masjid di kota ini dilarang mengumandangkan azan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 12, 2018 09:27 Asia/Jakarta
  • azan di Baitul Maqdis
    azan di Baitul Maqdis

Rezim Zionis Israel mengumumkan, di hari pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis, 14 Mei 2018, masjid-masjid di kota ini dilarang mengumandangkan azan.

Kementerian Luar Negeri Amerika mengumumkan tanggal 14 Mei 2018 sebagai hari pemindahan kedubes negara itu dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Tanggal 14 Mei sendiri bertepatan dengan dimulainya pendudukan Israel terhadap wilayah Palestina atau Hari Nakba.

Pusat Informasi Palestina (11/5/2018) melaporkan, langkah Israel yang merupakan bentuk kejahatan terhadap kesucian Islam di kota Al Quds ini, langsung mendapat reaksi luas dari rakyat Palestina.

polisi Israel

Anggota Biro Politik gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, Musa Abu Marzouk, Jumat (11/5/2018) menegaskan, tidak ada seorangpun yang bisa melarang kumandang azan di kota Al Quds dan seluruh rakyat Palestina akan mengumandangkan azan di atap rumah-rumah mereka dan di jalan-jalan secara serentak.

Israel dalam beberapa dekade terakhir melakukan banyak upaya untuk mengubah identitas Islam wilayah Palestina, salah satunya dengan mengeluarkan aturan pelarangan azan.

Aturan pelarangan azan di masjid-masjid Palestina dikeluarkan Israel pada Maret 2017 dan diserahkan kepada  parlemen rezim itu.

Setelah itu, militer Israel mulai menyerang masjid-masjid yang menayangkan azan dan menyita semua pengeras suara di masjid-masjid tersebut. (HS)