OKI Kecam Pemindahan Kedubes Paraguay ke al-Quds
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i57288-oki_kecam_pemindahan_kedubes_paraguay_ke_al_quds
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menilai pemindahan Kedutaan Besar Paraguay dari Tel Aviv ke al-Quds (Jerusalem) sebagai langkah provokatif dan ilegal.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 22, 2018 13:20 Asia/Jakarta
  • Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Ahmad al-Othaimeen
    Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Ahmad al-Othaimeen

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menilai pemindahan Kedutaan Besar Paraguay dari Tel Aviv ke al-Quds (Jerusalem) sebagai langkah provokatif dan ilegal.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Selasa (22/5/2018), Sekretaris Jenderal OKI, Yousef bin Ahmad al-Othaimeen dalam sebuah pernyataan, menyebut pemindahan Kedubes Paraguay ke al-Quds sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan semua resolusi dan keputusan PBB.

 

Dia menuntut Dewan Keamaan PBB untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya terkait masalah ini. Menurutnya, langkah ilegal Paraguay itu tidak akan pernah memberikan hak dan legitimasi apa pun.

 

Yousef bin Ahmad al-Othaimeen menuturkan, para pemimpin OKI telah mengambil keputusan pada pertemuan terbaru di kota Istanbul Turki bahwa mereka akan mengambil langkah politik dan ekonomi untuk menindak negara-negara yang memindahkan kedutaannya ke al-Quds.

 

Pada hari Senin, Departemen luar negeri Palestina mengecam pemindahan Kedubes Paraguay ke al-Quds mengikuti langkah Amerika Serikat yang telah memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

 

Deplu Palestina menilai pemindahan Kedubes Paraguay ke al-Quds sebagai permusuhan nyata terhadap rakyat Palestina.

 

"Langkah ini telah menginjak-injak hak-hak rakyat Palestina dan perjanjian internasional, dan tindakan tersebut ilegal," tegas pernyataan itu.

 

AS telah meindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke al-Quds pada hari Senin, 14 Mei 2018 dan dua hari berikutnya diikuti Guatemala. (RA)