Al Khatib: Kekayaan Saudi-UEA untuk Melayani Tujuan Zionis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58410-al_khatib_kekayaan_saudi_uea_untuk_melayani_tujuan_zionis
Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan (Israel), Kamal al-Khatib mengatakan, kekayaan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi digunakan untuk proyek-proyek Israrel guna membeli properti warga Palestina di sekitar Masjid al-Aqsa.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 10, 2018 10:08 Asia/Jakarta
  • Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan (Israel), Kamal al-Khatib
    Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan (Israel), Kamal al-Khatib

Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan (Israel), Kamal al-Khatib mengatakan, kekayaan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi digunakan untuk proyek-proyek Israrel guna membeli properti warga Palestina di sekitar Masjid al-Aqsa.

Seperti dilansir IRIB, Minggu (10/6/2018), al-Khatib menambahkan, uang Arab Saudi digunakan untuk melayani proyek Amerika-Israel guna menghapus isu Palestina, di mana ini adalah pengkhianatan terhadap penduduk al-Quds.

 

Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan tahun 1948 itu menyinggung bantuan 150 juta dolar Raja Arab Saudi ke lembaga wakaf al-Quds.

 

Dia menjelaskan, uang tersebut akan diberikan kepada orang-orang yang mengkampanyekan kebijakan baru Arab Saudi dalam konteks realisasi "Kesepakatan Abad" (a deal of the century) untuk rencana Amerika-Israel terkait dengan Palestina.

 

Rencana baru AS yang dikenal dengan Kesepakatan Abad ini berjuan untuk menghapus isu Palestina dan melegitimasi kebijakan diskriminatif  Israel dan pembangunan distrik Zionis berdasarkan standar Amerika.

 

Wakil Ketua Gerakan Islam Palestina lebih lanjut menyinggung langkah para pengusaha UEA yang membeli properti Palestina di sekitar Masjid al-Aqsa dan menyerahkannya kepada warga Zionis.

 

Di mengatakan, penduduk al-Quds mengetahui masalah ini dan mereka tidak akan pernah tejebak ke dalam perangkap para penipu UEA atau Yahudi.

 

Berdasarkan dokumen yang diungkap pada Mei 2016, UEA sedang membeli properti di bagian tua kota Baitul Maqdis dan menjualnya ke warga Zionis melalui orang-orang seperti Mohammed Dahlan, salah satu mantan pemimpin Gerakan Fatah dan penasehat Putra Makota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed. (RA)