Kejahatan Perang Koalisi Pimpinan Arab Saudi di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i61645-kejahatan_perang_koalisi_pimpinan_arab_saudi_di_yaman
Agresi militer koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang dimulai sejak Maret 2015 telah menyebabkan lebih dari 14.000 orang tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 06, 2018 10:30 Asia/Jakarta
  • Serangan udara Arab Saudi ke bus pengantar siswa di Dahyan, Yaman.
    Serangan udara Arab Saudi ke bus pengantar siswa di Dahyan, Yaman.

Agresi militer koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang dimulai sejak Maret 2015 telah menyebabkan lebih dari 14.000 orang tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.

Blokade darat, laut dan udara oleh pasukan koalisi terhadap Yaman menambah penderitaan rakyat di negara itu. Mereka kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. Jutaan warga Yaman juga terpaksa mengungsi.

 

Juru bicara media tim evaluasi insiden Yaman yang berafiliasi dengan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi Mansour Ahmed al-Mansour pada hari Sabtu (1/9/2018) mengatakan, serangan ke bus pengantar anak sekolah Yaman di Provinsi Saada adalah sebuah kesalahan.

 

Jet tempur Arab Saudi pada  Kamis, 9 Agustus 2018 menyerang bus pengantar siswa di kota Dahyan, Provinsi Saada dan menewaskan sedikitnya 55 anak (siswa) dan melukai 77 lainnya.

 

Sepekan setelah kejahatan perang itu, jet tempur Arab Saudi kembali menyerang dua kendaraan pengungsi Yaman di daerah al-Ku'i di al-Durayhimi, selatan provinsi al-Hudaydah, barat Yaman. Serangan ini menewaskan 27 anak dan empat wanita. Banyak organisasi internasional dan organisasi HAM telah mengutuk kejahatan-kejahatan ini.

 

Menurut Pusat HAM Yaman, hingga Desember 2017, 409.356 rumah dan 826 masjid hancur akibat serangan pasukan agresor. Agresi militer Arab Saudi juga menyebabkan 827 sekolah dan pusat pendidikan serta sekitar 50 universitas dan institusi media rusak.

 

Disebutkan pula bahwa 985 rumah sakit dan pusat pemerintahan dan sekitar 700 pembangkit listrik dan jaringan air juga hancur. Di sektor pariwisata, 211 monumen kuno dan 255 tempat wisata rusak akibat serangan militer Arab Saudi dalam 1000 hari terakhir. 30 bandara dan pelabuhan di seluruh Yaman juga tidak aman dari serangan udara militer rezim Al Saud dan sekutunya. (RA)