Aktivis Saudi: Perang Yaman Alat Politik Bin Salman
-
Raja Salman dan puteranya, Muhammad bin Salman
Aktivis politik Arab Saudi menilai perang Yaman yang disulut Arab Saudi sebagai alat politik Putera Mahkota Muhammad bin Salman untuk meraih ambisi kekuasaannya.
Sekjen Gerakan Kehormatan Manusia, Maan Al Jarba dalam wawancara dengan televisi Almayadeen hari Jumat (7/9) mengatakan, rakyat Yaman tidak akan pernah menerima negaranya berada dalam cengkeraman Arab Saudi.
"Saat ini sedang ada upaya untuk menjadikan rezim Al Saud menjadi rezim Al Salman," ujar pengamat politik Arab Saudi ini.
Dia juga menyerukan digelarnya referendum mengenai sistem pemerintahan di Arab Saudi.
Menurut Al Jabra, Bin Salman menyerahkan harta rakyat negara Arab Saudi kepada Presiden AS, Donald Trump, dan Riyadh tidak akan pernah mengambil sebuah langkah apapun tanpa lampu hijau dari Washingtn.(PH)