Jubir Ansarullah: Para Agresor Harus Membayar Mahal
-
Muhammad Abdul Salam, Jurubicara Ansarullah Yaman
Muhammad Abdul Salam, Jurubicara Ansarullah Yaman mengatakan, dominasi pasukan koalisi agresor atas jalur-jalur penyeberangan darat, laut dan udara Yaman harus mereka bayar mahal.
Menurut laporan al-Ahed Lebanon, Jurubicara Ansarullah Yaman menuturkan, rakyat Yaman akan membalas para agresor.
Abdul Salam kemudian menyinggung bagaimana koalisi Saudi-Amerika melarang perjalanan para wakil Pemerintah Penyelamat Nasional untuk berpartisipasi dalam perundingan damai Jenewa seraya menyatakan, PBB gagal untuk mendapatkan izin yang diperlukan bagi delegasi ini.
Ahmed Ali, pemimpin gerakan Selatan untuk menghadapi para agresor dan pendudukan Yaman menilai larangan delegasi Yaman untuk hadir dalam perundingan Jenewa merupakan upaya untuk mempertahankan krisis, instabilitas dan pembantaian rakyat Yaman.
"Ketidakmampuan PBB untuk menyiapkan sebuah pesawat bagi delegasi Yaman untuk berangkat ke Jenewa mempertanyakan kemampuan organisasi dunia ini untuk mencapai solusi politik," ungkap Ahmed Ali.
Kementerian Luar Negeri Pemerintah Penyelamat Nasional Yaman hari Kamis (06/9) dalam sebuah pernyataan menyebutkan, setelah koordinasi dengan PBB dan kesiapan untuk mengikuti perundingan Jenewa, koalisi Saudi tidak mengeluarkan izin pesawat Oman untuk membawa para wakil Yaman.