Koalisi Arab Tekan Utusan Khusus PBB untuk Yaman
-
Martin Griffiths, utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman mengatakan, negara-negara koalisi Arab Saudi menekan utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman demi melanjutkan agresi mereka dan mengubah proses perdamaian.
Televisi al-Mayadeen melaporkan, Mohammad Ali al-Houthi Jumat (22/2) mengisyaratkan kegagalan koalisi Saudi dan sekutunya dalam mengajukan mekanisme atau pandangan untuk implementasi perdamaian.
Ia menambahkan, agresor demi melanjutkan legalitas agresinya tak segan-segan menekan utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman.
Koalisi Arab Saudi selain berusaha mencegah implementasi kesepakatan Swedia juga mencegah organisasi internasional mengirim paket bantuan kemanusiaan.
Kesepakatan gencatan senjata Swedia antara delegasi Sanaa dan Riyadh diberlakukan mulai 18 Desember 2018 di kota al-Hudaydah, namun koalisi Saudi setiap hari melanggar kesepakatan ini.
Babak keempat perundingan damai Yaman digelar 6 Desember lalu dengan melibatkan pihak-pihak Yaman dan dipimpin oleh Martin Griffiths, utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman di Stockholm, Swedia serta berakhir pada 13 Desember dengan diraih kesepakatan gencatan senjata di al-Hudaydah.
Sampai saat ini telah diambil sejumlah langkah untuk mengakhiri perang di Yaman, namun upaya tersebut senantiasa mengalami kebuntuan karena sabotase Arab Saudi dan sekutunya. (MF)