Anggota Parlemen Irak: Saudi Penjahat, harus Diadili
-
parlemen Irak
Salah seorang anggota Parlemen Irak mengatakan para pejabat Arab Saudi terlibat dalam banyak aksi kejahatan di Irak. Menurutnya Saudi harus dianggap sebagai penjahat karena telah banyak melakukan kejahatan di Irak.
Fars News (25/5/2020) melaporkan, Hassan Salem, anggota Parlemen Irak dari Fraksi Al Sadiqoon menuturkan, rezim Al Saud adalah penyandang dana terorisme di Irak dan kawasan, dan anggota parlemen Irak yang lain sedang menyusun gugatan hukum terhadap rezim ini.
Hassan Salem menuntut kabinet Perdana Menteri Irak, Mustafa Al Kadhimi untuk mengambil sikap tegas terhadap Saudi.
"Diam menyaksikan aksi yang dilakukan Saudi terhadap Irak, adalah pengkhianatan terhadap darah bangsa ini," imbuhnya.
Hari Jumat (22/5) sebuah file suara berisi percakapan mantan menteri luar negeri Oman dengan mantan pemimpin Libya, Moamar Ghadafi pada tahun 2004, tersebar di media. Dalam percakapan itu, mantan menlu Oman kepada Ghadafi mengatakan, pejabat Saudi memberitahu saya bahwa 4.000 teroris binaan Saudi beraktivitas di Irak. (HS)