Ansarullah Tuding Utusan PBB Abaikan Penderitaan Rakyat Yaman
-
Gerakan Ansarullah Yaman.
Ansarullah Yaman menyatakan utusan khusus PBB mengabaikan penderitaan rakyat Yaman dan tidak mengambil tindakan efektif untuk mengakhiri kejahatan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara Ansarullah Yaman, Mohammad Abdul Salam pada hari Sabtu (9/1/2021) seperti dikutip Farsnews.
"Utusan Khusus PBB Martin Griffiths mengabaikan penderitaan rakyat Yaman akibat blokade serta penutupan pelabuhan dan bandara. Dia sibuk melakukan pertemuan yang tidak berguna dan formalitas," kata Abdul Salam.
Griffiths pada Kamis lalu, berkunjung ke Riyadh dan kemudian ke kota Aden untuk bertemu dengan Presiden pemerintahan terguling Yaman, Abdu Rabbu Mansour Hadi.
Dalam pertemuan di Aden, Griffiths sama sekali tidak berbicara tentang pernyataan bersama untuk menciptakan gencatan senjata di Yaman. Padahal, PBB pada Maret 2020 menyerahkan sebuah draft kesepakatan gencatan senjata kepada pihak-pihak yang bertikai di Yaman. (RM)