PBB Diminta Hentikan Penahanan Tanker Yaman oleh Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i92982-pbb_diminta_hentikan_penahanan_tanker_yaman_oleh_saudi
Menteri Perminyakan dan Pertambangan Yaman, Ahmed Abdullah Daress mengatakan PBB harus membentuk sebuah mekanisme untuk menghentikan aksi perompakan yang dilakukan koalisi Arab Saudi dan mencegah penahanan kapal tanker yang membawa produk olahan minyak.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 10, 2021 16:37 Asia/Jakarta
  • Salah satu tanker Yaman yang ditahan oleh pasukan koalisi Arab Saudi.
    Salah satu tanker Yaman yang ditahan oleh pasukan koalisi Arab Saudi.

Menteri Perminyakan dan Pertambangan Yaman, Ahmed Abdullah Daress mengatakan PBB harus membentuk sebuah mekanisme untuk menghentikan aksi perompakan yang dilakukan koalisi Arab Saudi dan mencegah penahanan kapal tanker yang membawa produk olahan minyak.

Seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen, Ahmed Daress dalam sebuah pernyataan, Rabu (10/3/2021), meminta PBB untuk menekan negara-negara yang menyerang rakyat Yaman.

"Yaman berharap PBB akan memainkan peran kemanusiaannya dan berusaha untuk mengirimkan produk-produk olahan minyak kepada rakyat Yaman demi mencegah bencana kemanusiaan," imbuhnya.

Yaman, lanjut Ahmed Daress, berada dalam situasi yang berbahaya. Pembebasan kapal tanker Yaman merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak dan diperlukan intervensi segera.

Dia mengungkapkan bahwa pasukan koalisi Saudi masih menahan 14 kapal tanker, termasuk satu kapal bermuatan solar dan satu kapal bermuatan gas dalam negeri.

"Penahanan tanker-tanker kami oleh koalisi Saudi menyebabkan rakyat Yaman rugi lebih dari 33 juta dolar pada tahun 2021," kata Ahmed Daress.

Perusahaan minyak Yaman mengumumkan awal tahun ini bahwa kerugian ekonomi mencapai lebih dari 10 miliar dolar akibat penahanan kapal tanker Yaman. (RM)