Hamas Tolak Penundaan Pemilu Nasional
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i94350-hamas_tolak_penundaan_pemilu_nasional
Salah satu anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengatakan bahwa kubu ini menolak penundaan pemilu atau sabotase untuk menghalangi penyelenggaraannya di al-Quds.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 04, 2021 05:59 Asia/Jakarta
  • Logo Hamas.
    Logo Hamas.

Salah satu anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengatakan bahwa kubu ini menolak penundaan pemilu atau sabotase untuk menghalangi penyelenggaraannya di al-Quds.

"Perundingan komprehensif harus digelar untuk mencari waktu pengganti yang tepat bagi penyelenggaraan pemilu di al-Quds dalam bentuk penekanan terhadap sentralitas, urgensitas dan sakralitas kota ini di mata rakyat Palestina, dan pemilu tidak akan mengalami jalan buntu," kata Mohammad Nazzal pada Sabtu (3/4/2021) seperti dilaporkan Palestine Al Yawm.

Anggota Hamas ini  menambahkan, sikap Hamas yang bersedia mengabaikan masa lalu yang penuh penderitaan bukan berarti setiap langkah untuk menciptakan kekacauan atau mengubah Jalur Gaza menjadi pusat friksi internal akan diabaikan.

"Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa solusi tunggal untuk menyelesaikan friksi internal adalah dialog dan bersandar pada prinsip demokrasi," ujarnya.

Nazzal menegaskan, garis merah yang ada untuk semua warga Palestina selain Hamas adalah masalah muqawama, di mana tidak ada kompromi atau kesepakatan yang dapat dibuat untuk masalah ini, dan semua faksi Palestina sepakat atas hal ini.

Ketua Otorita Ramallah Palestina Mahmoud Abbas telah mengumumkan waktu penyelenggaraan pemilu parlemen dan presiden. Menurut instruksi Mahmoud Abbas, pemilu parlemen akan digelar 22 Mei dan pemilu presiden pada 31 Juli. Pemilu ini digelar untuk pertama kalinya setelah 15 tahun. (MF)