Hamas: Pedang Tak akan Disarungkan Sebelum Al Quds Bebas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i97982-hamas_pedang_tak_akan_disarungkan_sebelum_al_quds_bebas
Anggota Biro Politik Hamas mengatakan rakyat Palestina adalah garis merah, dan Al Quds akan tetap menjadi kiblat perjuangan kelompok ini.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
May 28, 2021 11:31 Asia/Jakarta
  • Khalil Al Hayya, Hamas
    Khalil Al Hayya, Hamas

Anggota Biro Politik Hamas mengatakan rakyat Palestina adalah garis merah, dan Al Quds akan tetap menjadi kiblat perjuangan kelompok ini.

Khalil Al Hayya, Kamis (27/5/2021) seperti dikutip situs berita Palestina, Safa menuturkan, "Jika kalian (Israel) kembali (ke perang), maka kami juga akan kembali."
 
"Rakyat Palestina adalah garis merah kami, dan Al Quds akan tetap menjadi kiblat perjuangan kami," imbuhnya.
 
Khalil Al Hayya menegaskan, "Ini masalah kami, kami adalah sebuah bangsa yang mendambakan kemerdakaan dan kebebasan dari cengkeraman Israel."
 
Menurut anggota Biro Politik Hamas itu, kelompok perlawanan Palestina berhasil mengalahkan musuh, merobek bendera mereka, dan menyebarkan ketakutan di kota-kota mereka. 
 
"Pedang Al Quds sudah kami keluarkan dari sarungnya, dan tidak akan pernah dimasukkan kembali sebelum Al Quds bebas. (HS)