Setelah Iran, kini Trump Ancam Kuba dengan Operasi Militer
https://parstoday.ir/id/news/world-i189272-setelah_iran_kini_trump_ancam_kuba_dengan_operasi_militer
Pars Today – Di tengah Amerika Serikat yang masih terjerat dalam rawa perang di Timur Tengah dan belum mencapai tujuannya, Presiden negara itu, kali ini mengancam Kuba dengan serangan militer dan penyerahan diri.
(last modified 2026-05-02T07:11:49+00:00 )
May 02, 2026 14:08 Asia/Jakarta
  • Presiden AS, Donald Trump
    Presiden AS, Donald Trump

Pars Today – Di tengah Amerika Serikat yang masih terjerat dalam rawa perang di Timur Tengah dan belum mencapai tujuannya, Presiden negara itu, kali ini mengancam Kuba dengan serangan militer dan penyerahan diri.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip jaringan Al Jazeera, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang masih gagal mencapai tujuannya dalam agresi terhadap Iran, kini mencari krisis lain di Kuba sebagai pelarian dari krisis yang ada.

 

Sehubungan dengan itu, ia mengancam Kuba dengan mengklaim: "Segera setelah Iran, kami akan menangani situasi Kuba."

 

Trump mengklaim: "Kuba harus menyerah begitu melihat kapal induk raksasa Amerika kembali dari Iran."

 

Di bagian lain pidatonya, ia kembali menyerang negara-negara Eropa dan mengatakan: "Anggota NATO tahu bahwa mereka memiliki masalah, dan pakta ini sebenarnya tidak lebih dari 'macan kertas'."

 

Dengan mengkritik keras sekutu-sekutu Eropanya karena tidak mendukung agresi terhadap Iran, Trump mengatakan: "Meskipun Amerika Serikat telah menghabiskan triliunan dolar untuk NATO, kami tidak menerima dukungan apa pun dari aliansi ini dalam konflik dengan Iran."

 

Ancaman Trump terhadap Kuba ini disampaikan di saat Kementerian Luar Negeri Kuba baru-baru ini mengumumkan bahwa pembicaraan dengan pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah dimulai.

 

Kementerian tersebut tidak menyebutkan secara spesifik perunding dari kedua belah pihak maupun pokok-pokok pembicaraan dialog tersebut. (MF)