Kemenlu Rusia Memprotes Statemen Diplomat Jepang
Kementerian Luar Negeri Rusia memprotes keras statemen seorang diplomat Jepang terkait sengketa wilayah dua negara dan menyebutnya sebagai penyimpangan realitas.
Toshihiro Aiki, Wakil Direktur Departemen urusan Eropa, Kemenlu Jepang baru-baru ini kepada kantor berita Rusia, Interfax mengatakan, masalah "kepulauan Utara" sampai sekarang belum terselesaikan.
Kantor berita Kyodo (21/2) melaporkan, Kemenlu Rusia, Ahad (21/2) memprotes statemen Aiki dan menjelaskan, pernyataan ini menyebabkan perjanjian damai terkait Perang Dunia Kedua gagal ditandatangani dengan Tokyo.
Kemenlu Rusia mengatakan, Jepang dengan mengakui kekalahannya dalam PD II, menerima tanggung jawab penuh atas tindakannya terhadap Uni Soviet ketika menandatangani dokumen tanda menyerah pada 2 Desember 1945. (HS)