Kapal Induk Rusia Ikut Bebaskan Aleppo, NATO Bereaksi
-
Jens Stoltenberg, Sekjen NATO
Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO menunjukkan kekhawatiran atas bergabungnya kapal induk Rusia dalam serangan ke kota Aleppo, Suriah.
Kantor berita YJC, Iran (20/10) mengutip sumber media melaporkan, Jens Stoltenberg, Sekjen NATO, Kamis (20/10) di Brussels mengaku khawatir dengan dukungan armada kapal induk Rusia atas operasi militer Rusia di Suriah dan peningkatan ketegangan di negara itu.
Sementara itu, Francois Hollande, Presiden Perancis terkait hal ini menuturkan, untuk merespon peran Rusia dalam serangan ke kota Aleppo, Uni Eropa harus tetap memperhatikan opsi sanksi atas Rusia.
"Seluruh opsi harus dipikirkan," tegasnya.
Statemen pedas terhadap Rusia ini disampaikan setelah Vladimir Putin, Presiden Rusia, Kamis (20/10) mengumumkan perpanjangan waktu gencatan senjata sementara 11 jam di Aleppo, selama 24 jam.
Menurut pemerintah Rusia, tujuan diberlakukannya gencatan senjata adalah untuk mengevakuasi warga wilayah tersebut lewat koridor-koridor aman yang sudah disiapkan dan pengosongan wilayah itu dari korban luka dan teroris. (HS)