Badan Intelijen AS Terkejut dengan Kemajuan Nuklir Korut
-
Kim Jong-un meninjau salah satu gudang senjata Korea Utara.
Badan-badan intelijen Amerika Serikat mengakui bahwa mereka telah meremehkan kemampuan nuklir dan rudal Korea Utara.
Menurut laporan The New York Times, Ahad (7/1/2018), Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) dan badan intelijen lainnya telah mengabaikan uji coba nuklir dan rudal Korea Utara dan gagal memprediksi kemajuan cepat negara itu.
Para mantan dan pejabat intelijen Amerika mengatakan, ketidakmampuan mereka untuk meramalkan langkah cepat Korea Utara dalam beberapa bulan terakhir berada di antara kegagalan intelijen AS yang paling signifikan.
Letnan Jenderal H.R McMaster, penasihat keamanan nasional Gedung Putih dalam sebuah wawancara, mengakui bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah mengubah negaranya menjadi kekuatan nuklir jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan.
Korea Utara menegaskan pengembangan program nuklirnya adalah hasil dari ancaman dan sanksi AS. Pyongyang yakin kemampuan pertahanan nuklir merupakan satu-satunya pencegah serangan AS terhadap Korea Utara. (RM)