AS Keluarkan Lisensi Penjualan Pesawat ke Iran
-
Perusahaan produsen pesawat Kanada, Bombardier.
Situs al-Monitor mengklaim bahwa Departemen Keuangan AS telah mengeluarkan lisensi untuk penjualan pesawat ke Iran oleh sebuah perusahaan Kanada.
Dalam sebuah laporan hari Sabtu (10/3/2018), Biro Kontrol Aset Luar Negeri (OFAC) Departemen Keuangan AS, telah mengeluarkan lisensi baru untuk produsen pesawat Kanada, Bombardier agar bisa menjual pesawat penumpang ke Iran.
Jika benar, ini akan menjadi persetujuan pertama sejak Presiden Donald Trump mulai menjabat.
Sebuah sumber di Iran mengatakan kepada al-Monitor bahwa Bombardier sudah mengantongi lisensi untuk menjual 10 pesawat ke perusahaan penerbangan Qeshm.

"Kami dan perusahaan Kanada sedang mengkaji kontrak yang disusun, tapi kami belum bertukar dokumen itu sampai sekarang," tambahnya.
Selain Bombardier, sejumlah perusahaan lain telah melakukan pembicaraan dengan maskapai Iran untuk menjual pesawat mereka, termasuk Boeing, Airbus, ATR Perancis-Italia, Embraer Brazil dan Perusahaan Sukhoi Rusia.
Izin Washington diperlukan untuk penjualan pesawat penumpang ke Iran bila lebih dari 10 persen komponen dipasok oleh perusahaan AS. (RM/PH)