Libya Belum Siap Gelar Pemilu Nasional
https://parstoday.ir/id/news/world-i57342-libya_belum_siap_gelar_pemilu_nasional
Mantan Perdana Menteri Libya, Mahmoud Jibril mengatakan, Libya menghadapi risiko terpecah jika pemilu dilaksanakan tanpa jaminan keamanan dan konsensus nasional untuk membangun negara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 23, 2018 11:34 Asia/Jakarta
  • Situasi Libya masih kacau pasca intervensi militer AS dan NATO pada tahun 2011.
    Situasi Libya masih kacau pasca intervensi militer AS dan NATO pada tahun 2011.

Mantan Perdana Menteri Libya, Mahmoud Jibril mengatakan, Libya menghadapi risiko terpecah jika pemilu dilaksanakan tanpa jaminan keamanan dan konsensus nasional untuk membangun negara.

“Negara ini masih belum siap. Dibutuhkan lebih banyak persatuan dan diperlukan konsensus yang lebih besar,” kata Jibril dalam sebuah wawancara dari kediamannya di Kairo, seperti dilansir Reuters, Rabu (23/5/2018).

Mahmoud Jibril memimpin Dewan Transisi Nasional Libya selama pemberontakan untuk menggulingkan Muammar Gaddafi.

Menurutnya, target yang dikejar PBB untuk mengadakan pemilu nasional pada akhir tahun tidak realistis.

Dia menjelaskan bahwa kevakuman keamanan telah memberikan kesempatan kepada para ekstremis dan penyelundup manusia untuk beraktivitas secara bebas.

"Koalisi yang bersaing yang didukung oleh kekuatan regional telah terlibat persaingan untuk meraih kekuasaan politik dan mengontrol kekayaan minyak Libya," ujarnya. (RM)