PM Rusia Dukung Penggunaan Rubel dan Yuan dengan Cina
-
Ruble dan dollar AS
Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev menilai penggunaan mata uang nasional Rusia dan Cina dalam perdagangan kedua negara akan memperkut hubungan perdagangan antara Moskow dan Beijing.
Kantor berita Rusia, TASS melaporkan, Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev dalam lawatan resmi ke Cina hari Senin mengatakan saat ini hubungan Rusia dan Cina lebih erat melebihi sebelumnya.
"Hal ini karena kedua negara menjunjung tinggi prinsip saling menghormati," ujar Medvedev.
"Moskow akan tetap melanjutkan kerja sama di berbagi bidang dnegan Beijing dan mitra lainnya," tegas PM Rusia.
Para pejabat Rusia dan Cina sebelumnya menegaskan penggunaan mata uang nasional kedua negara, Ruble dan Yuan sebagai alat tukar perdagangan, dan menyatakan kesiapannya untuk menghadapi kebijakn perang dagang Trump.(PH)