Apa pendapat Anda Mengenai Gerakan Rompi Kuning?
-
Gerakan Rompi Kuning.
Apa pendapat Anda mengenai gerakan Rompi Kuning ? Apakah media Barat yang mengklaim diri sebagai pembela hak-hak sipil dan HAM meliput aksi mereka secara luas atau cenderung berusaha untuk menutupinya atau mengurangi pemberitaannya?
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr.Wb
Semoga pembaca situs Parstoday Indonesia dan teman-teman di jejaring sosial situs ini seperti FB, IG dan Twitter senantiasa sehat selalu dan sukses, Aamiiin. Kami ingin mengumpulkan pendapat teman-teman mengenai Gerakan Rompi Kuning atau Jaket Kuning di Eropa, terutama di Perancis. Apa pendapat Anda tentang gerakan ini? Apakah media Barat yang mengklaim diri sebagai pembela hak-hak sipil dan HAM meliput aksi mereka secara luas atau cenderung berusaha untuk menutupinya atau mengurangi pemberitaannya?
Pertanyaan tersebut kami lontarkan kepada pembaca dan teman-teman semua mengingat sejumlah negara Eropa terutama Perancis dilanda unjuk rasa besar-besaran Gerakan Rompi Kuning untuk memprotes dan menuntut beberap hal. Gerakan ini bahkan dilaporkan telah merembet ke Jerman. Di luar Eropa seperti di Mesir, penjualan penjualan rompi kuning juga dilarang. Meksi ada upaya media mainstream untuk menutupi atau paling tidak mengurangi pemberitaan tentang aksi gerakan ini, namun usaha itu sepertinya gagal.
Gerakan rompi kuning atau Gerakan Jaket Kuning (Yellow Jacket Movement) adalah sebuah gerakan protes yang dimulai dengan unjuk rasa di Perancis pada hari Sabtu, 17 November 2018 dan kemudian menyebar ke negara-negara terdekat seperti Belgia, Belanda dan Jerman.
Gerakan tersebut dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar terutama solar, tingginya biaya hidup dan klaim bahwa beban yang tidak proporsional dari reformasi pajak pemerintah akan menimpa para kelas pekerja dan menengah terutama mereka yang berada di daerah pedesaan dan periurban). Para demonstran menuntut perubahan dan bahkan kemudian mereka menuntut pengunduran diri Presiden Perancis, Emmanuel Macron.
Gerakan ini telah banyak terlihat di kota-kota Perancis, tetapi daerah-daerah pedesaan telah mengalami mobilisasi luar biasa dalam unjuk rasa tersebut. Rompi kuning dipilih sebagai simbol karena semua pengendara mobil telah diwajibkan oleh hukum –sejak tahun 2008– untuk memiliki rompi bervisibilitas tinggi dalam kendaraan mereka ketika mengemudi. Akibatnya, rompi reflektif telah menjadi tersedia secara luas, murah, dan simbolik.
Pendapat pembaca dan teman-teman semua bisa ditulis di kolom komenter yang telah disediakan .
Sementara mengenai pendapat Anda tentang tema sebelumnya, yaitu tentang dukungan penuh Presiden AS Donald Trump kepada Arab Saudi, terutama kepada Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) telah dimuat di situs Parstoday Indonesia:
http://parstoday.com/id/radio/programs-i65213-arena_silaturahmi_9_desember_2018
Sebagian pendapat pembaca dan teman-teman di media sosial telah kami terjemahkan ke dalam bahasa Persia/Farsi dan dimuat di situs:
Terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi teman-teman dan Wassalamualaikum Wr.Wb.
Admin Whatsapp Radio Melayu Suara RII dan situs Parstoday Indonesia. (RA)