Bolton Ulang Klaim Palsu anti Iran
-
John Bolton
Penasihat Keamanan Nasional Amerika, John Bolton masih melanjutkan pendekatan permusuhannya terhadap Iran dan mengulang statemen palsu petinggi Washington.
Seperti dilaporkan Reuters, John Bolton Jumat (24/05) dalam jumpa pers di Tokyo mengatakan bahwa serangan terbaru terhadap kapal tanker minyak dan serangan di Irak serta Arab Saudi memicu kekhawatiran atas langkah Iran di kawasan.
Di sisi lain, militer Amerika tanpa memberi bukti dan merilis tudingan palsu menyebut Iran terlibat dalam serangan terhadap kapal tanker minyak di pelabuhan Fujairah Uni Emirat Arab (UEA).
Sementara itu pemerintah AS mengumumkan bahwa meski tidak mendapat persetujuan Kongres, Washington mempercepat penjualan senjata kepada Arab Saudi, UEA dan Yordania senilai 8,1 miliar dolar.
Bob Menendez, senator kubu Demokrat dalam statemennya seraya mengkritik pemerintah Amerika menyatakan, akan melawan setiap upaya untuk melemahkan pengawasan Kongres atas penjualan senjata.
Senator Chris Murphy, anggota senior Demokrat di Komisi Hubungan Luar Negeri Senat AS mengatakan, pemerintah Donald Trump melalui langkahnya ini termasuk penjualan senjata kepada Arab Saudi telah membangun preseden berbahaya.
Pemerintah Amerika hari Jumat (24/05) dalam sebuah keputusan kontroversial mengkonfirmasikan pengiriman 1500 tentara baru ke Asia Barat. (MF)