Trump: Saya Siap Berunding tanpa Syarat dengan Iran
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim bahwa dirinya siap berunding dengan Republik Islam Iran tanpa syarat.
Trump saat diwawancarai televisi NBC mengungkapkan, dirinya tidak memiliki prasyarat apapun untuk berunding dengan Iran, namun ia masih menunjukkan statemen kontradiktif sera menekankan setiap negosiasi potensial harus mengagendakan program defensif rudal Tehran.
Petinggi Amerika Serikat termasuk Donald Trump selama beberapa bulan terakhir mengklaim ingin menggelar perundingan dengan Iran.
Trump dan petinggi Gedung Putih ketika berbicara mengenai perundingan dengan Iran, Washington di sisi lain tahun lalu secara ilegal keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) yang membutuhkan negosiasi bertahun-tahun untuk mencapai kesepakatan ini. Tak hanya itu, Washington juga memulihkan kembali sanksi ilegal nuklir terhadap Iran.
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada 13 Juni saat bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo menekankan, Republik Islam Iran tidak percaya kepada AS dan pengalaman pahit perundingan sebelumnya dengan Washington dalam koridor JCPOA tidak akan terulang kembali, karena tidak ada bangsa yang bebas dan berakal bersedia berunding di bawah tekanan.
Ayatullah Khamanei seraya menekankan bahwa kejujuran di antara petinggi Amerika sangat langka mengingatkan, pasca kesepakatan nuklir, sosok pertama yang melanggar JCPOA adalah Barack Obama, tokoh yang meminta perundingan dengan Iran dan bahkan mengirim perantara.
Trump Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar kepatuhan Washington di JCPOA menyatakan keluar dari JCPOA dan mengumumkan pemulihan kembali sanksi nuklir terhadap Tehran. Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)