Gagal Tundukkan Iran, Trump Marah-marah
https://parstoday.ir/id/news/world-i71366-gagal_tundukkan_iran_trump_marah_marah
Setelah upaya anti Iran untuk memaksa Tehran bertekuk lutut gagal khususnya selama beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump mulai menebar cuitannya di Twitter.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
Jun 26, 2019 07:25 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Setelah upaya anti Iran untuk memaksa Tehran bertekuk lutut gagal khususnya selama beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump mulai menebar cuitannya di Twitter.

Seperti dilaporkan FNA, Donald Trump Selasa (25/06) di cuitan terbarunya menulis, pemimpin Iran tidak memahami ungkapan baik dan kasih sayang dan mereka hanya memahami kekuatan dan pemaksaan.

 

Trump yang marah menyaksikan drone mata-mata negaranya ditembak jatuh oleh ankatan udara Iran mulai menggunakan retorika militer dan menambahkan, AS kekuatan militer terkuat di dunia dan hanya dua tahun lalu telah menghabiskan anggaran 1,5 triliun dolar.

Iran-Amerika

Trump yang berulang kali menyebut rakyat Iran teroris, menunjukkan wajah penuh kasih dan tanpa mengisyaratkan langkah AS menerapkan saksi terhadap keputusan primer seperti obat-obatan menulis, rakyat Iran menderita tanpa sebab.

 

Presiden AS dalam sebuah klaim menggelikan menuding Iran membunuh tentara Amerika dan menulis, penggunaan bom pinggir jalan oleh Iran yang menewaskan lebih dari dua ribu tentara AS dan melukai sejumlah besar dari mereka tidak dilupakan.

 

Trump juga mengisyaratkan perilisan statemen di Tehran dan seraya mengulang ancamannya terhadap Iran, menyebut statemen tersebut melecehkan.

 

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani hari Selasa seraya mengisyaratkan sanksi terbaru AS terhadap Iran, menilai penjatuhan sanksi terhadap Rahbar sebuah langkah menggelikan dan bodoh Trump serta mengatakna, Amerika sepenuhnya keluar dari jalur rasional dan slogan negosiasi serta keputusan mensanksi menlu Iran mengindikasikan kebohongan musuh bangsa Iran.

 

Juru bicara Kemenlu Iran, Sayid Abbas Mousavi di akun twitternya menulis, sanksi baru pemerintah Amerika terhadap Iran sama halnya dengan menutup diplomasi selamanya. (MF)