Soal INF, Rusia Nilai AS tidak Siap Lakukan Diskusi Konstruktif
-
Ilustrasi Traktat Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF).
Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov mengatakan Washington tidak menunjukkan kesiapan untuk melakukan pembicaraan konstruktif mengenai Traktat Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF).
"Kita tidak melihat kesiapan AS untuk mengadakan diskusi yang konstruktif demi melestarikan INF," ujarnya pada hari Jumat (5/7/2019) seperti dilansir media Sputnik.
Antonov juga mencatat AS telah mengambil beberapa tindakan untuk merusak Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBTO).
"Kami siap untuk kembali ke dialog konstruktif dengan Amerika," tegasnya.
Presiden AS Donald Trump pada Oktober 2018 mengumumkan bahwa ia secara sepihak akan menarik diri dari INF. Dia memutuskan keluar dari INF dengan alasan pelanggaran ketentuan kesepakatan oleh Rusia.
Pada awal 2019, Washington secara resmi menangguhkan kewajibannya selama enam bulan.
Pemerintah Rusia kemudian menyatakan bahwa Moskow tidak akan lagi berkomitmen terhadap ketentuan INF jika Washington telah menarik diri.
AS dan Uni Soviet menandatangani Traktat Kekuatan Nuklir Jarak-Menengah pada Desember 1987 di Washington dan efektif berlaku mulai Juni 1988. (RM)