Pompeo kembali Mengklaim AS Siap Berunding tanpa Syarat dengan Iran
-
Menlu AS Mike Pompeo
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo Jumat (19/07) seraya mengulang dakwaan palsunya terhadap Republik Islam Iran mengklaim bahwa Washington siap berunding dengan Tehran tanpa syarat.
Seperti dilaporkan IRIB, Pompeo saat diwawancarai jaringan televisi EWTN menuding Iran mendukung terorisme dan melakukan aktivitas merusak di kawasan. "AS siap tanpa syarat berundingi dengan Iran terkait program rudal dan aktivitas Tehran di kawasan," papar Pompeo.
Pompeo hari Rabu juga mengklaim bahwa Washington komitmen untuk berunding tanpa syarat dengan Iran.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump selama beberapa pekan terakhir berulang kali mengklaim siap berunding dengan Republik Islam Iran tanpa syarat.
Trump dan petinggi pemerintahannya ketika berulang kali berbicara mengenai perundingan dengan Iran, Washington tahun lalu secara ilegal telah keluar dari JCPOA yang perundingan untuk mencapai kesepakatannya memakan waktu bertahun-tahun. Tak hanya itu, AS juga memulihkan kembali sanksi ilegalnya terhadap Iran.
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Rabu 26 Juni 2019 saat bertemu dengan ketua Mahkamah Agung beserta stafnya menyebut tujuan utama usulan Amerika untuk berunding adalah melucuti senjata rakyat Iran dan menghapus unsur-unsur kekuatan negara ini. Rahbar mengingatkan, AS sampai saat ini takut akan unsur-unsur kekuatan bangsa Iran dan Washington takut untuk maju, oleh karena itu, mereka melalui perundingan ingin merebut senjata dan unsur kekuatan dari tangan Iran sehingga mampu berbuat sesuka hatinya terhadap bangsa ini.
Trump 8 Mei 2019 secara sepihak keluar dari JCPOA dan kembali memulihkan sanksi ilegal terhadap Iran. Langkah ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Republik Islam Iran sebagai anggota utama front muqawama memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi poros AS-Zionis di kawasan. (MF)