Des 10, 2018 15:45 Asia/Jakarta
  • perkembangan teknologi Iran
    perkembangan teknologi Iran

Para peneliti di Universitas Teknologi Isfahan Iran berhasil merancang peredam suara anti-air dengan teknologi nano yang mampu meredam suara dalam prosentase tinggi.

Sebagian besar orang yang bekerja di lingkungan yang berisik, kemampuan pendengarannya akan berkurang secara perlahan.

Sering mendengarkan suara bising yang menganggu membawa dampak buruk bagi kesehatan manusia. Dewasa ini, dikarenakan meningkatnya polusi suara, peredam suara menempati posisi khusus.

Karena keterbatasan penggunaan peredam suara yang banyak beredar saat ini karena ketebalannya yang sangat tinggi, para peneliti Iran berusaha merancang peredam suara tipis dan ringan dengan menggunakan teknologi nano.

Peredam suara yang diproduksi para peneliti Iran ini selain ringan dan fleksibel, juga tahan air. Selain itu dapat dengan mudah digulung, dibawa dan dipasang, juga bisa digunakan di ruangan kecil.

Menurut para peneliti, produk ini mulai diproduksi secara semi industri hingga ukuran 300 meter dengan ketebalan 2 milimeter, dan berdasarkan kegunaan yang diinginkan dalam level pembagian suara dan ruang, fungsinya dapat ditingkatkan.

Peredam suara ini dapat ditempelkan secara mekanik atau dipasang dengan menggunakan lem di tempat yang diinginkan.

Level peredaman suara pada produk ini di frekuensi 3000-5000 herzt yang sebagian besar meredam suara-suara dari lingkungan sekitar kita, mencapai 80 persen, dan jika dibandingkan dengan peredam yang banyak dijual di pasar sekarang memiliki kualitas sangat tinggi.

Di antara kegunaan peredam suara ini adalah pelapis dinding ruangan kecil, rumah tinggal, kantor dan tempat wisata, industri transportasi seperti otomotif, helikopter, pesawat, studio musik, bioskop, aula, mesin pabrik dan peralatan yang mengeluarkan suara bising di laboratorium.

Para peneliti di Pusat Riset Sains dan Industri Makanan Iran berhasil menciptakan roti synbiotic yang berkhasiat sebagai obat.

Para peneliti menelaah inulin yang merupakan senyawa probiotik atau nutrisi bernilai sebagai salah satu bagian penguat tepung gandum secara mandiri, atau dengan serat buah dan bekatul (bran) jerai pada roti yang sudah diformulasikan.

Proyek penelitian ini membuka akses ke pengetahuan teknis produksi roti yang sudah diperkaya dengan beberapa keunggulan seperti praktis, perbaikan nilai gizi dan sesuai selera konsumen.

teknologi nano Iran

Struktur serat probiotik termasuk keluarga fruktan yang memiliki kalori yang rendah dan merupakan serat makanan. Mengkonsumsi makanan obat ini dapat melawan kanker saluran pencernaan, memulihkan sistem imun manusia dan mengatur aktivitas sisem pencernaan.

Para ilmuwan menemukan sebuah metode baru untuk mendeteksi dengan cepat waktu terjadinya gempa bumi. Selama bertahun-tahun para ilmuwan berusaha menemukan metode untuk menemukan sumber dan mendeteksi gempa.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh para ilmuwan, beberapa menit sebelum terjadinya gempa, banyak perubahan detail pada gravitasi dan daya tarik bumi, dan jika para peneliti mampu mengetahui waktu perubahan-perubahan ini, maka akan tersedia waktu beberapa menit bagi orang untuk menyelamatkan diri dan berlindung ke tempat aman.

Hasil penelitian menunjukkan, perubahan-perubahan pada gravitasi dapat memberikan informasi tentang seberapa besar tingkat gempa tiga menit sebelum terjadi.

Sebuah revolusi terjadi di bidang bedah jantung menggunakan jarum pencitraan (imaging needle). Melihat dan mengkaji bagian dalam tubuh manusia saat dilakuan operasi bedah, hanya dapat dilakukan dengan kualitas kerja dan ketelitian tinggi.

Penemuan baru para peneliti di Universitas California, Amerika Serikat membantu mempersingkat operasi bedah dan memendekkan waktu yang diperlukan untuk menyembuhkan pasien dan mengembalikannya ke kondisi awal.

Kemungkinan infeksi pada pasien juga membutuhkan metode ini. Para peneliti menguji coba jarum-jarum baru yang digunakan dalam operasi bedah jantung pada babi dan terbuka harapan di masa depan jarum-jarum pencitraan ini dapat digukanan pada manusia.

Para dokter di Pusat Medis Universitas Baylor, Dallas Amerika melakukan sebuah operasi bedah dan berhasil melakukan transplantasi rahim donor dari seorang perempuan ke perempuan lain.

Perempuan yang mendonorkan rahimnya memiliki anak dan dengan langkahnya itu ia berharap bisa membantu perempuan lain agar bisa mendapatkan keturunan.

Dari hasil transplantasi ini, perempuan yang mendapat donor rahim dapat mengandung dan melahirkan anak dengan sukses. Setelah transplantasi rahim, dibutuhkan waktu 4 minggu untuk memastikan keberhasilan operasi bedah.

Selain itu kehamilan dengan rahim donor harus dilakukan dalam kondisi khusus dan fertilisasi laboratorium, karena rahim yang ditransplantasi tidak bersambung ke ovarium perempuan yang menerima rahim donor.[]