Aug 04, 2019 09:42 Asia/Jakarta
  • 4 Agustus 2019
    4 Agustus 2019

Hari ini, Ahad 4 Agustus 2019 bertepatan dengan 2 Dzulhijjah 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 13 Mordad 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Dinasti Fatimiyah Kuasai Mesir

1082 tahun yang lalu, tanggal 2 Dzulhijjah 358 HQ, dinasti Fatimiyah menguasai Mesir.

Universitas al-Azhar, Mesir

Dinasti Fatimiyah berkuasa di sebagian besar Afrika Utara, Timur Tengah  dan Laut Mediterania selama 2 abad.

Para khalifah Dinasti Fatimiyah juga tokoh dan pemimpin para pengikut Syiah Ismailiyah. Selama 2 abad mereka menjadi pendiri dan pengembang pemerintahan Dinasti Fatimiyah di bagian Mediterania dari Timur Tengah. Mereka juga punya kecintaan akan seni dan perdagangan berkat semakin berkembangnya ilmu pengetahun.

Kairo merupakan ibukota Mesir yang dibangun oleh Dinasti Fatimiyah. Kekuasaan Dinasti Fatimiyah di Mesir merupakan bagian pertama dari sejarah Ismailiyah.

Inggris dan Rusia Membentuk Polisi Selatan di Iran

104 tahun yang lalu, tanggal 13 Mordad 1294 Hs, Inggris dan Rusia membentuk polisi Selatan di Iran.

Dengan semakin meluasnya api Perang Dunia Pertama, negara-negara seperti Rusia dan Inggris semakin mengkhawatirkan pengaruh Jerman di Iran. Karena pengaruh Jerman itu bakal menghancurkan kepentingan mereka di negara ini.

Bendera Inggris dan Rusia

Oleh karenanya, Rusia dan Inggris menandatangi kesepakatan rahasia untuk membagi wilayah Iran yang netral dalam Perang Dunia Pertama, seperti yang telah diprediksi dalam perjanjian tahun 1907. Selain itu, untuk mempertahankan kepentingannya di Iran, kedua negara ini membentuk polisi bersama pada 13 Mordad 1294 Hs.

Sejak saat itu, Rusia memobilisasi tentara Kazakhstan yang berjumlah 11 ribu. Sementara pemerintah Inggris menyiapkan pasukannya di selatan Iran. Dari dua pasukan ini dibentuklah kekuatan bersama dengan nama Polisi Selatan. Para perwira Inggris sebagai komandan Polisi Selatan dan para relawan berkebangsaan India dan Iran menjadi bagian dari pasukan ini.

Tugas utama mereka adalah membersihkan selatan Iran dari tentara Jerman dan pendukungnya. Pasca penandatanganan perjanjian rahasia ini, tentara Rusia berhasil maju hingga Isfahan dan memperluas pengaruhnya dari Tehran hingga Isfahan.

AS menderita kekalahan di Teluk Tonkin

55 tahun yang lalu, tanggal 4 Augustus 1964, AS menderita kekalahan dalam perang terbatas di Teluk Tonkin di wilayah Laut Cina Selatan.

Perang Vietnam

Pertempuran itu meletus antara kapal-kapal perang AS melawan Vietnam Utara. Saat itu AS mendukung penuh rezim Vietnam Selatan melawan utara, namun sebelum peristiwa 4 Augustus 1964, AS tidak pernah secara langsung terlibat pertempuran.

Menyusul peristiwa Teluk Tonkin, AS secara signifikan menambah jumlah personil militernya di Vietnam Selatan. Mesin-mesin perang dan pesawat tempur AS pun secara masif menggempur wilayah Vietnam utara. Namun perlawanan sengit rakyat setempat telah mempermalukan AS yang terpaksa mengakui kekalahannya di Vietnam dan pada tahun 1975 AS menarik mundur seluruh tenteranya dari sana. Beberapa tahun setelahnya, Vietnam menyatu kembali.