Okt 01, 2019 10:36 Asia/Jakarta
  • 1 Oktober 2019
    1 Oktober 2019

Hari ini, Selasa 1 Oktober 2019 bertepatan dengan 2 Shafar 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Shahrivar 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Abu Hayan Gharnati Wafat

696 tahun yang lalu, tanggal 2 Shafar 745 HQ, Abu Hayan Gharnati, seorang penyair dan sastrawan muslim terkemuka Mesir meninggal dunia.

Sejarah

Abu Hayan dilahirkan pada tahun 654 Hijriah di Andalausia dan untuk menuntut ilmu, ia melakukan perjalanan ke berbagai negara.

Pada tahun 679, Abu Hayan pergi ke Mesir dan hingga akhir usianya ia tinggal di negara itu untuk belajar, mengajar, dan menyusun buku. Abu Hayan menguasai berbagai bidang ilmu seperti ilmu al-Quran, hadis, dan fiqih, namun ia lebih terkenal atas kemampuannya di bidang ilmu nahwu atau tata bahasa Arab. Di akhir hidupnya, Abu Hayan menderita kebutaan.

Ia meninggalkan berbagai karya penulisan di antaranya berjudul "Tadzkiratun-Nuhaah".

Aksi Mogok Pelajar dan Guru Tutup Sekolah Rezim Pahlevi

41 tahun yang lalu, tanggal 9 Mehr 1357 HS, para pelajar Iran melakukan aksi mogok dan guru tutup sekolah rezim Pahlevi.

Sejarah

Bersamaan dengan aksi-aksi mogok yang dilakukan di seluruh negeri, bertepatan dengan tahun ajaran baru bulan Mehr 1357 HS, para pelajar dan mahasiswa bergabung dengan kelompok revolusioner. Mereka tidak masuk sekolah hari itu dan melakukan pawai akbar menuntut dikembalikannya Imam Khomeini ke Iran.

Pasca aksi mogok para siswa, guru-guru juga tidak ingin ketinggalan dan dimulai dengan mengeluarkan pernyataan, mereka mulai melakukan aksi mogok. Sejak saat itu, pada 9 Mehr 1357 HS, seluruh sekolah di Iran tidak melakukan aktivitasnya dan ditutup.

Praktis, pelajar dan guru telah bergabung dengan para revolusioner yang melakukan aksi demo di jalan-jalan. Para mahasiswa juga bergabung dengan aksi ini dan memboikot ruang-ruang kuliah dengan tidak masuk kuliah.

Markas PLO di Tunisia Dibom Israel

34 tahun yang lalu, tanggal 1 Oktober 1985, pesawat perang rezim Zionis menggempur markas Organisasi Pembebasan Palestina, PLO di Tunisia.

Gedung PLO

Dalam serangan ini, sekitar 70 orang tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka. PLO telah memindahkan markasnya dari Libanon ke Tunisia karena menyusul serangan Zionis terhadap markas tersebut pada tahun 1982.

Serangan Rezim Zionis ini menimbulkan kemarahan dunia internasional, namun karena perlindungan Amerika, Dewan Keamanan PBB tidak bisa mengambil tindakan serius apapun.