Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

sanksi terhadap iran

  • Karena Sanksi AS, Iran Tidak Bisa Beli Vaksin COVID-19

    Karena Sanksi AS, Iran Tidak Bisa Beli Vaksin COVID-19

    Des 21, 2020 12:29

    Gubernur Bank Sentral Iran (CBI) Abdolnasser Hemmati mengatakan sanksi tidak manusiawi Amerika Serikat terhadap Iran menghalangi Tehran untuk membeli vaksin Virus Corona, COVID-19.

  • Rouhani: Trump Gagal Kurangi Ekspor Minyak Iran ke Titik Nol

    Rouhani: Trump Gagal Kurangi Ekspor Minyak Iran ke Titik Nol

    Des 19, 2020 17:14

    Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan, meskipun perang ekonomi yang dilancarkan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Tehran ditingkatkan, namun Washington telah gagal dalam upayanya untuk mengecilkan ekspor minyak Republik Islam ke titik nol.

  • Zarif: Sanksi terhadap Iran Rugikan Perusahaan AS

    Zarif: Sanksi terhadap Iran Rugikan Perusahaan AS

    Des 17, 2020 21:39

    Menteri luar negeri Iran menyebut sanksi AS terhadap Iran menimbulkan kerugian bagi perusahaan AS sendiri.

  • Rouhani: Persatuan Nasional Memaksa Musuh Iran Bertekuk Lutut

    Rouhani: Persatuan Nasional Memaksa Musuh Iran Bertekuk Lutut

    Des 17, 2020 13:57

    Presiden Republik Islam Iran menyebut persatuan nasional membuat musuh mundur dan menyerah.

  • Rouhani: Sanksi Iran Harus Diakhiri!

    Rouhani: Sanksi Iran Harus Diakhiri!

    Des 14, 2020 22:01

    Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Sanksi yang menindas terhadap Iran harus diakhiri.

  • Sanksi Universitas al-Mustafa Qom, Tindakan Melawan Ilmu Pengetahuan

    Sanksi Universitas al-Mustafa Qom, Tindakan Melawan Ilmu Pengetahuan

    Des 10, 2020 18:05

    Jamiatul Mustafa al-Alamiah di statemennya menilai langkah pemerintah Amerika menjatuhkan sanksi terhadap lembaga pendidikan ini sebagai contoh nyata dari tindakan anti ilmu pengetahuan.

  • Chomsky Kritik Keras Sanksi Tidak Manusiawi AS terhadap Rakyat Iran

    Chomsky Kritik Keras Sanksi Tidak Manusiawi AS terhadap Rakyat Iran

    Des 08, 2020 10:14

    Seorang ilmuan dan pemikir terkemuka Amerika menyebut sanksi tidak manusiawi pemerintah AS sebagai cara untuk menyiksa rakyat Iran.

  • Hemmati: Iran Kesulitan Beli Vaksin Corona Karena Sanksi AS

    Hemmati: Iran Kesulitan Beli Vaksin Corona Karena Sanksi AS

    Des 07, 2020 17:39

    Gubernur Bank Sentral Republik Islam Iran Abdolnaser Hemmati mengatakan, pembelian vaksin Corona, Covax harus dilakukan melalui jalur resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Iran menghadapi kendala untuk membayar dan mengirim valuta asing yang dibutuhkan untuk membeli vaksin COVID-19 akibat sanksi tak manusiawi pemerintah AS dan keharusan untuk mengambil ijin Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS atau US Office of Foreign Assets Control (OFAC).

  • Takht-Ravanchi: Sejarah Mencatat Kekejaman AS di Puncak Corona

    Takht-Ravanchi: Sejarah Mencatat Kekejaman AS di Puncak Corona

    Des 07, 2020 11:24

    Duta Besar dan Wakil Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Majid Takht Ravanchi mengatakan, sanksi sepihak Amerika Serikat di puncak penyebaran Virus Corona menargetkan para pasien.

  • Ketika PBB Mengkritik Sanksi Anti-Kemanusiaan AS terhadap Iran

    Ketika PBB Mengkritik Sanksi Anti-Kemanusiaan AS terhadap Iran

    Des 03, 2020 12:30

    Setelah menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018, Amerika Serikat mempertimbangkan penerapan sanksi paling intensif terhadap Republik Islam Iran dalam kerangka "kampanye tekanan maksimum", dan menekankan berlanjutnya sanksi tidak manusiawi ini, meskipun wabah Corona menyebar di Iran. Hal ini memicu kecaman keras dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Pezeshkian: Kami Membela Hak Rakyat Iran dan Bangsa-Bangsa Tertindas di Kawasan

    Pezeshkian: Kami Membela Hak Rakyat Iran dan Bangsa-Bangsa Tertindas di Kawasan

    0 second ago
  • Dua Tahun Tanpa Nasrallah: "Jalan Perlawanan Terus Berlanjut"

  • AL AS Kembangkan Rudal Hipersonik "Blackbeard" Bertarif Rendah

  • Diam terhadap Pemboman Fasilitas Nuklir Iran, Ujian Kredibilitas IAEA

  • Jenderal Shekarchi: Kami Akan Merespons Agresi Musuh dengan Teknologi Baru

Pilihan Editor
  • Kemarahan Netanyahu atas Aliansi Partai-Partai Oposisi Melawannya

    Kemarahan Netanyahu atas Aliansi Partai-Partai Oposisi Melawannya

    2 hours ago
  • Hizbullah Kecam Pidato PM Lebanon di PBB:

    Hizbullah Kecam Pidato PM Lebanon di PBB: "Tidak Ada Kata tentang Agresi Israel"

    3 hours ago
  • 65% Pekerja AS Cari Kerja demi Tekan Biaya Bensin

    65% Pekerja AS Cari Kerja demi Tekan Biaya Bensin

    4 hours ago
Terpopuler
  • Araghchi kepada Menlu Inggris: Tiga Negara Eropa Harus Bertanggung Jawab

  • Gharibabadi: Netanyahu Mengubah Podium Majelis Umum Menjadi Corong Pembenaran Perang

  • Drone Bunuh Diri Meledak, Dua Tentara Israel Tewas

  • MS NOW: Perang Iran Hancurkan Ekonomi dan Militer AS

  • Pejabat Yaman: Jika AS Intervensi, Kami Akan Tutup Total Bab Al-Mandab

  • Pezeshkian: Iran Bertekad Kuat Perdalam dan Perluas Kerja Sama dengan Pakistan

  • Pezeshkian: Kami Berdialog dengan Sepenuh Hati, Tolak Menyerah; AS dan Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Kami

  • Drone dan Persamaan Baru Kekuatan Udara

  • Pezeshkian: Kami akan melawan, Jika Mereka Ingin Berperang!

  • CNN: Ketidakpuasan terhadap Trump Cetak Rekor Bersejarah

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss