London Sebut Pembangunan Pemukiman Zionis di Tepi Barat "Ilegal"
-
Distrik Zionis di Tepi Barat
Pars Today - Inggris mengutuk langkah Israel menyetujui pembangunan 19 pemukiman ilegal baru di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut laporan ISNA, Hamish Falconer, Kepala Urusan Timur Tengah di Kementerian Luar Negeri Inggris menulis di media sosial X, "London mengutuk persetujuan Israel atas 19 pemukiman baru di Palestina. Pemukiman ini ilegal menurut hukum internasional."
Kantor berita Anadolu melaporkan bahwa komentar pejabat Inggris itu muncul setelah kabinet Israel menyetujui proposal untuk membangun 19 pemukiman baru di Tepi Barat yang diduduki, dan menurut Menteri Keuangan Zionis Israel Bezalel Smotrich, jumlah total pemukiman baru dalam beberapa tahun terakhir telah mencapai 69.
Merujuk pada peta jalan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang Gaza, Falconer memperingatkan, "Ini berisiko merusak rencana 20 poin dan prospek perdamaian dan keamanan jangka panjang yang hanya dapat diwujudkan oleh solusi dua negara."
Pasukan Israel dan para pemukim telah membunuh setidaknya 1.102 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Quds. Sebanyak 11.000 warga Palestina lainnya terluka, dan sekitar 21.000 telah ditangkap sejak Oktober 2023.
Dalam putusan bersejarah Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas tanah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Quds.(sl)