Venezuela Peringatin Trinidad: Jika Terlibat Perang, Kami Akan Membalas!
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i182852-venezuela_peringatin_trinidad_jika_terlibat_perang_kami_akan_membalas!
Pars Today - Venezuela telah memperingatkan Trinidad dan Tobago tentang konsekuensi bergabung dengan AS dalam serangan militer.
(last modified 2025-12-23T16:35:07+00:00 )
Des 23, 2025 23:32 Asia/Jakarta
  • Bendera Venezuela
    Bendera Venezuela

Pars Today - Venezuela telah memperingatkan Trinidad dan Tobago tentang konsekuensi bergabung dengan AS dalam serangan militer.

Venezuela memperingatkan Trinidad dan Tobago pada hari Selasa (22/12/2025) bahwa mereka akan membalas jika wilayahnya digunakan untuk menyerang Venezuela, demikiran dilaporkan Tasnim.

Menurut Daily Express, Diosdado Cabello, Menteri Dalam Negeri dan Kehakiman Venezuela mengeluarkan peringatan keras kepada Trinidad dan Tobago dengan mengatakan, "Venezuela tidak sedang berperang dengan siapa pun, tetapi mereka tidak memberi kami pilihan lain. Jika Trinidad menawarkan wilayahnya untuk menyerang Venezuela, kami harus membalas. Kami tidak punya pilihan lain untuk mencegah mereka menyerang kami."

Negara Trinidad dan Tobago telah menyediakan beberapa pangkalan militer dan stasiun radarnya untuk Pentagon. Komentar itu muncul di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap Venezuela, termasuk penyitaan kapal tanker minyak dan peningkatan kehadiran angkatan laut di Karibia.

Trinidad dan Tobago, yang hanya berjarak 11 mil dari pantai Venezuela, telah memperdalam hubungan militernya dengan AS.

Penjaga Pantai AS telah menyita kapal tanker Venezuela ketiga dalam beberapa hari terakhir. Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyebut tindakan terhadap kapal tanker minyak Venezuela sebagai "kejahatan berat" dan mengatakan itu merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan perjanjian yang mengikat antar negara.

Ia menambahkan bahwa semua pemerintah di seluruh dunia memiliki kewajiban untuk mengakui pembajakan sebagai kejahatan serius dan untuk menghukum pelakunya secara berat berdasarkan hukum internasional.(sl)