Iran dan Ethiopia: Langkah Baru dalam Hubungan Parlementer dan Ekonomi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i182196-iran_dan_ethiopia_langkah_baru_dalam_hubungan_parlementer_dan_ekonomi
Ketua Parlemen Republik Islam Iran dan Ketua Parlemen Ethiopia menegaskan pentingnya pemanfaatan kapasitas BRICS untuk mengembangkan kerja sama perdagangan dan ekonomi antara kedua negara.
(last modified 2025-12-14T04:15:15+00:00 )
Des 14, 2025 11:11 Asia/Jakarta
  • Iran dan Ethiopia: Langkah Baru dalam Hubungan Parlementer dan Ekonomi

Ketua Parlemen Republik Islam Iran dan Ketua Parlemen Ethiopia menegaskan pentingnya pemanfaatan kapasitas BRICS untuk mengembangkan kerja sama perdagangan dan ekonomi antara kedua negara.

Tehran, Parstoday-Tagese Chafo, Ketua Parlemen Ethiopia, yang pada Sabtu pagi tiba di Teheran memimpin delegasi parlemen untuk melakukan konsultasi bilateral, bertemu dan berdialog dengan Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Republik Islam Iran.

Ghalibaf menyatakan bahwa rakyat Iran memandang Ethiopia sebagai bangsa saudara, sebuah pandangan yang telah tertanam sejak lama dalam kesadaran kolektif masyarakat Iran.

Ketua Parlemen Iran menegaskan bahwa hubungan masa lalu harus menjadi peta jalan bagi masa depan. Ia mengatakan bahwa setiap langkah positif yang dapat dilakukan bersama membutuhkan pengaktifan peran kedutaan besar guna memperkuat hubungan politik, sebagai landasan bagi pengembangan hubungan parlementer, ekonomi, budaya, dan bidang lainnya. Ia menambahkan bahwa sejak bergabung dengan BRICS, Republik Islam Iran berupaya memperluas hubungan ekonomi bilateral dengan negara-negara anggota, termasuk Ethiopia.

Ghalibaf juga menilai bahwa ketegangan yang terjadi di Tanduk Afrika, Afrika Utara, dan Asia Barat merupakan hasil dari rekayasa Barat yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan di negara-negara independen dan Muslim. Menurutnya, isu keamanan negara dan bangsa saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Ia menekankan bahwa negara-negara yang memiliki kepentingan, sahabat, dan musuh bersama harus berdiri berdampingan dan bekerja sama. Ia menyebut bahwa akar berbagai krisis keamanan di kawasan tersebut, khususnya di Sudan, adalah rezim Zionis dan Amerika Serikat yang semata-mata mengejar kepentingan mereka di Afrika.

Ketua Parlemen Iran menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap prinsip keutuhan wilayah dan non-intervensi dalam urusan dalam negeri negara lain, termasuk Ethiopia. Ia menyatakan bahwa Iran menghormati kedaulatan dan perbatasan negara serta mendukung pelestarian integritas teritorial.

Sementara itu, Tagese Chafo dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa Iran dan Ethiopia memiliki banyak kesamaan, termasuk peradaban kuno dan budaya yang kaya.

a menjelaskan bahwa saat ini sejumlah isu bilateral ditangani melalui akreditasi di Qatar, namun kedua pihak berupaya mengaktifkan kembali kedutaan besar masing-masing. Chafo menambahkan bahwa stabilitas dan keamanan di Sudan, Kenya, Eritrea, Somalia, dan kawasan sekitarnya sangat penting bagi Ethiopia, dan menegaskan perlunya memperkuat hubungan dengan Iran guna mendukung keamanan dan stabilitas di kedua kawasan.

Dalam rangka kunjungannya ke Teheran, Ketua Parlemen Ethiopia juga bertemu dan berdialog dengan Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, di Kementerian Luar Negeri negara ini.(PH)