Kemendagri Iran Fokus untuk Gelar Pemilu yang Aman dan Sehat
Menteri Dalam Negeri Republik Islam Iran mengatakan, semua upaya Kementerian Dalam Negeri difokuskan untuk menyelenggarakan pemilu yang sehat dan aman serta akan menindak tegas segala bentuk gerakan yang menimbulkan ketidakamanan.
Abdolreza Rahmani Fazli mengungkapkan hal itu dalam seminar ke-22 para komandan dan pejabat tinggi Kepolisian Iran (NAJA) di Tehran, Sabtu (22/4/2017).
"Keamanan adalah prioritas Kementerian Dalam Negeri Republik Islam Iran, dan aparat keamaan adalah faktor utama yang memiliki peran penting dalam menciptakan keamanan pemilu, "imbuhya seperti dilansir IRNA.
Pemilu Presiden Iran akan digelar bersamaan dengan pemilu Dewan Kota dan Desa pada tanggal 19 Mei 2017.
Rahmani Fazli menjelaskan, tahu lalu –disebabkan situasi regional– merupakan tahun yang penting bagi Iran, terutama musuh-musuh yang berusaha membatasi dan menuding Iran intevensi dalam surusan di kawasan.
"Pendukung-pendukung utama teroris di kawasan adalah Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel). Republik Islam Iran selalu mendukung bangsa-bangsa dan pemerintahan yang sah di kawasan, "ujarnya ketika menegaskan posisi Iran yang anti-terorisme.
Rahmani Fazli menuturkan, rakyat regional mengetahui dengan baik bahwa jika tidak ada peran Iran, maka para teroris akan meningkatkan ancaman-ancamannya di kawasan dengan semangat kekerasan mereka. Iran memiliki kontribusi efektif dalam mengatasi ancaman-ancaman terorisme.
Mendagri Iran lebih lanjut menyinggung badan-badan keamanan negaranya yang selalu memantau gerakan dan konspirasi musuh.
"Berdasarkan pengakuan semua pihak, Republik Islam Iran adalah negara aman di kawasan di saat semua negara regioal menghadapi kekacauan dan krisis keamanan, "pungkasnya. (RA)