Zarif: Kerjasama Nuklir Iran-Rusia Berlanjut
-
Mohammad Javad Zarif dan Sergei Lavrov
Menteri luar negeri Iran mengatakan, "Kerja sama Iran-Rusia di pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr dan situs nuklir Fordo akan terus berlanjut meskipun ada tindakan AS.
Menurut laporan IRNA, Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran hari Rabu (08/05) pada konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskow menjelaskan bahwa penghentian sebagian langkah-langkah Tehran di Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) bertujuan untuk menghadapi sanksi AS baru-baru ini.
"Amerika Serikat mengguncang situasi di kawasan dan tidak ada negara di kawasan yang meyakini ucapan tidak berdasar Amerika," ungkap Zarif.
Zarif menekankan bahwa Iran tidak mencari konflik, tetapi Amerika Serikat harus meninggalkan kebijakannya.
"Amerika menghendaki kekacauan di kawasan," tambah Zarif.
Menlu Iran juga menyinggung aksi destruktif Amerika Serikat dalam menyelesaikan krisis Suriah seraya mengatakan, "Pemerintah Suriah dan oposisi Suriah menyetujui Komite Konstitusi Suriah, tetapi Amerika Serikat dan beberapa negara lain mencegah terealisasinya masalah ini."
"Kehadiran Amerika Serikat di Suriah adalah ilegal dan kehadiran Amerika di kawasan Asia Barat selalu mengakibatkan ketegangan," tandas Zarif.
Menlu Zarif juga tidak lupa menyinggung hubungan baik Tehran dan Moskow seraya mengatakan, "Iran selalu menginginkan perundingan dengan masyarakat internasional dan senantiasa menyelesaikan masalah lewat dialog."
Menteri luar negeri Iran melakukan kunjungan ke Rusia untuk bertemu dan berdialog dengan menteri luar negeri Rusia dan Rabu sore meninggalkan Moskow dengan tujuan Tehran.