Hamas Tolak Perundingan Damai dengan Israel
Juru bicara brigade Ezzeddeen Al-Qassam, sayap militer Hamas menegaskan berlanjutnya perlawanan terhadap rezim Zionis hingga wilayah Palestina terlepas dari cengkeraman Israel.
Abu Ubaidah, juru bicara Ezzeddeen Al-Qassam hari Rabu (5/7) mengatakan, hari raya sejati bangsa Palestina ketika Palestina dan Masjid Al-Aqsa terbebas dari belenggu agresi Zionis.
Di bagian lain statemennya, jubir sayap militer Hamas menegaskan penolakan segala bentuk perundingan dengan rezim Zionis dan menilainya tidak bermanfaat sama sekali bagi bangsa Palestina.
"Rezim ini [Israel] adalah rezim pengobar perang," ujar Abu Ubaidah.
Gerakan Hamas dalam statemennya mengecam ledakan teroris di negara-negara Muslim.
"Dunia Islam sedang dilanda fitnah dan friksi," tutur Hamas dalam statemennya.
Hamas juga menyerukan supaya para pemimpin negara Arab dan Muslim bersama-sama menjaga tempat miraj Nabi Muhammad Saw di Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsa.
"Jika negara-negara Islam membela tempat miraj Rasulullah, tidak ada seorang pun yang berani menyerang tempat suci umat Islam dan mengancam keamanan Muslim di wilayah mana pun, maupun menyerang negara-negara Islam," pungkasnya. (PH)