Pertempuran antara Pejuang Palestina dan Tentara Zionis Berlanjut
Batalion Ezzeddine Al-Qassam terus merespons kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dengan melancarkan serangan roket dan tembakan.
Pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, pasukan perlawanan Palestina melancarkan operasi Badai Al-Aqsa dari Gaza terhadap posisi rezim Zionis.
Untuk membalas dan mengkompensasi kekalahannya dan menghentikan operasi perlawanan, rezim Zionis menutup semua penyeberangan Jalur Gaza dan membombardir daerah permukiman sipil, dan infrastrukturnya, termasuk rumah sakit, tempat ibadah dan lainnya.
Batalion Al-Qassam hari Minggu mengumumkan bahwa mujahidin dari batalyon ini terus berperang melawan tentara rezim Zionis yang menyerang salah satu wilayah barat laut Beit Lahia.
Batalion Al-Qassam dalam konflik dengan tentara Zionis menargetkan kendaraan mereka dengan roket dan mortir Eliasin 105, yang mengakibatkan sejumlah tentara Zionis terluka.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan jumlah korban serangan rezim Zionis di jalur ini dalam 22 hari terakhir telah mencapai lebih dari 8.000 orang, dan sekitar setengahnya adalah anak-anak.
Jumlah warga Palestina yang terluka sebanyak 20.000 orang dan jumlah orang hilang sebanyak 2.000 orang.(PH)