Inilah Cara Terbaru Saudi Mengatasi Defisit Anggaran
Dewan Menteri Arab Saudi menyetujui undang-undang baru untuk menaikan biaya penerbitan visa untuk kunjungan umum dan para jemaah haji yang ingin menunaikan ibadah di tanah suci.
Menurut SPA, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi mengumumkan bahwa keputusan peningkatan biaya visa dan transit telah diberlakukan sejak Minggu (2/10/2016).
Berdasarkan salah satu ketentuan undang-undang tersebut, setiap jemaah haji yang akan menunaikan ibadah ini untuk kedua kalinya, maka ia harus membayar 2.000 rial Arab Saudi (sekitar 530 dolar).
Pemerintah Arab Saudi juga mengubah kalender administrasi negara ini dari Hijriyah Qamariah menjadi Masehi karena krisis dan defisit anggaran.
Menyusul perubahan tersebut, maka setiap pegawai Arab Saudi akan kehilangan 15 hari dari gaji tahunannya.
Arab Saudi menghadapi defisit anggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya selama 10 tahun terakhir disebabkan beberapa hal, di antaranya; inkompetensi Al Saud dan biaya tinggi para pangeran, penurunan harga minyak, perang di Yaman dan dukungannya kepada kelompok-kelompok teroris di kawasan. (RA)