Hamas Kecam Kunjungan Wartawan Maroko ke Israel
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam kunjungan delegasi media Maroko ke tanah pendudukan tahun 1948.
Pusat Info Palestina melaporkan, juru bicara Hamas Fauzi Barhum pada Senin (7/11/2016) mengatakan, perjalanan delegasi media Maroko bertujuan untuk normalisasi hubungan dengan Israel dan memulihkan citra rezim itu di media-media Arab.
"Kunjungan itu dilakukan di tengah meningkatnya serangan Zionis terhadap rakyat Palestina dan pembersihan etnis di tanah pendudukan," tambahnya.
Ia menganggap kunjungan itu telah mengkhianati cita-cita bangsa Palestina dan melukai perasaan bangsa Arab, Muslim dan para pendukung isu Palestina. "Tindakan mereka juga telah mendorong Israel untuk mengintensifkan kejahatan dan agresinya terhadap rakyat Palestina," tandasnya.
"Rezim Zionis adalah simbol terorisme, ekstremisme dan rasialisme di dunia. Delegasi media Maroko lebih baik berusaha mengisolasi Israel daripada berupaya untuk normalisasi hubungan dengan Tel Aviv," ujar Fauzi Barhum.
Hamas meminta semua pihak yang memiliki hubungan dengan rezim penjajah Quds untuk memutuskan hubungannya dan tidak menjalin segala bentuk interaksi dengan Tel Aviv.
Pejabat Hamas itu juga meminta mobilisasi kapasitas bangsa-bangsa lain untuk mendukung rakyat Palestina dan cita-cita mereka. (RM)