Bahrain Tuding Qatar Berupaya Gulingkan Pemerintah Manama
-
Demonstran Bahrain
Televisi pemerintah Bahrain menuding Qatar berupaya menggulingkan pemerintah Manama, dan mengumumkan bahwa penyelidikan terkait hal ini telah dimulai.
Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, 5 Juni 2017 atas tuduhan mendukung kelompok-kelompok teroris.
Seperti dilansir AFP, televisi pemerintah Bahrain dalam acara khusus pada Rabu (16/8/2017) memperkenalkan Qatar sebagai penyebab munculnya protes dan unjuk rasa di Bahrain.
Televisi pemerintah Bahrain menyebutkan bahwa pada tahun 2011, Sheikh Hamad bin Jassim Al Thani, PM Qatar di masa itu berdialog dengan Sheikh Ali Salman, pemimpin oposisi Bahrain –yang saat ini dipenjara– untuk memastikan bahwa para pengunjuk rasa Bahrain masih turun di jalan-jalan guna melanjutkan tekanannya terhadap pemerintah Manama.
Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.
Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan aparat keamanan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis dan revolusioner Bahrain dan memenjarakan mereka. (RA)