Rezim Zionis Berusaha Mengusir Warga Kristen al-Quds
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i50963-rezim_zionis_berusaha_mengusir_warga_kristen_al_quds
Komisi Islam-Kristen Pendukung al-Quds mengumumkan, rezim Zionis berusaha mengubah al-Quds (Jerusalem) menjadi kota berpenduduk mayoritas Yahudi dengan cara menekan warga Kristen di kota ini dan mengusir mereka.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Feb 04, 2018 10:52 Asia/Jakarta
  • Gereja di Palestina.
    Gereja di Palestina.

Komisi Islam-Kristen Pendukung al-Quds mengumumkan, rezim Zionis berusaha mengubah al-Quds (Jerusalem) menjadi kota berpenduduk mayoritas Yahudi dengan cara menekan warga Kristen di kota ini dan mengusir mereka.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Hanna Issa, Ketua Komisi Islam-Kristen Pendukung al-Quds pada hari Sabtu (4/2/2018) mengatakan, keputusan rezim Zionis Israel untuk mengusir warga Kristen dari kota al-Quds dan pemberlakukan pajak atas properti mereka merupakan hasil dari keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota Israel.

Ia menambahkan, keputusan AS tersebut merupakan lampu hijau bagi rezim Zionis untuk memberlakukan "kedaulatan" terhadap al-Quds, oleh karena itu rezim penjajah ini berusaha mengusir penduduk non-Yahudi dari kota tersebut.

Sejarawan Kristen Palestina itu lebih lanjut menegaskan, rezim Zionis berusaha membantu proyek pembangunan dan perluasan distrik-distrik Zionis  serta memberlakukan pembatasan terhadap warga Kristen yang bekerja di gereja-gereja dengan cara memberlakukan pajak terhadap properti mereka.

Sebelumnya, surat kabar Israel Hayom menyebutkan, walikota al-Quds yang berafiliasi dengan rezim Zionis akan memberlakukan pajak terhadap lebih dari 887 gedung gereja di kota al-Quds senilai sekitar 200 juta dolar. (RA)