Pasukan Keamanan Zionis Serbu Distrik al-Issawiya
-
Pasukan rezimZionis menangkap warga Palestina.
Aparat keamanan rezim Zionis Israel melanjutkan tindakan kekerasannya terhadap warga Palestina dengan menyerang distrik al-Issawiya di al-Quds pendudukan.
Seperti dilansir Mehr News mengutip Palestine al-Yowm, pasukan keamanan rezim Zionis menyerbu distrik al-Issawiya pendudukan dan bentrok dengan warga Palestina. Mereka juga menembakkan granat-granat kejut ke arah warga Palestina.
Kota Hizma juga menjadi target penyerbuan aparat keamanan Zionis. Menurut para saksi mata, sejumlah warga Palestina ditangkap dalam insiden ini.
Bentrokan antara para pemuda Palestina dan pasukan keamanan Israel di 70 titik Tepi Barat pada hari Jumat, 2 Maret 2018 telah menyebabkan lima pemuda Palestina di desa Bil'in di barat Ramallah terluka.
Banyak pengunjuk rasa Palestina di kota al-Bireh juga mengalami sesak nafas setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan pasukan keamanan Israel.
Sementara itu, beberapa warga Palestina di utara dan selatan Nablus terluka setelah bentrok dengan aparat keamanan rezim Zionis.
Dalam bentrokan di Tepi Barat, sebuah mobil pasukan keamanan rezim Zionis terbakar dan dua tentara Israel terluka.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 6 Desember 2017 mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis dan menginstruksikan pemindanan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke al-Quds. Pasca keputusan ini, berbagai daerah Palestina menjadi ajang unjuk rasa dan bentrokan dengan pasukan keamanan Israel.
Dalam bentrokan tersebut, hingga sekarang, 35 warga Palestina gugur syahid dan ribuan lainnya terluka. Lebih dari 1000 warga Palestina juga ditangkap. (RA)