Hamas Serukan Penghentian Bentrokan di Kamp Ain al-Hilweh
Wakil Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) di Lebanon menyerukan penghentian bentrokan di kamp pengungsi Palestina .
Ali Barkah menyerukan hal itu dalam wawancara dengan al-Resalah Net, Sabtu (2/4/2016) ketika menyinggung bentrokan anggota Gerakan Fatah dan orang-orang bersenjata tak dikenal di kamp Palestina, Ain al-Hilweh.
Barkah meminta para pemimpin Fatah untuk mendesak orang-orang bersenjata tersebut menghentikan bentrokan supaya aparat keamanan dapat mejalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Wakil Hamas di Lebanon lebih lanjut mengecam para pemicu bentrokan di Kamp Ain al-Hilweh yang menyebabkan tewasnya orang-orang tak berdosa dan membuat puluhan warga Palestina harus mengungsi ke tempat lain.
"Situasi ini hanya merusak nama baik Kamp Ain al-Hilweh dan melayani tujuan dan keinginan musuh, Zionis (rezim Zionis Israel)," ujarnya.
Dalam beberapa hari terakhir, Ali Barkah telah menjalin kontak dengan para pejabat Palestina dan Lebanon untuk membicarakan situasi di Kamp Ain al-Hilweh yang terletak di selatan negara ini.
Ia menekankan pentingnya penghentian bentrokan secepat mungkin di Kamp Ain al-Hilweh dan pemulihan keamanan dan ketenangan di kamp pengungsi tersebut.
Bentrokan antara anggota Fatah dan orang-orang bersenjata tak dikenal di Kamp Ain al-Hilweh pada Jumat telah menewaskan dan melukai tujuh orang dan menyebabkan puluhan keluarga Palestina mengungsi.
Kamp Palestina yang terletak di kota Sidon tersebut telah berulang kali menjadi ajang bentrokan kelompok-kelompok bersenjata. (RA)