Israel akan Bangun "Kota Trump" di al-Quds
-
al-Quds.
Menteri konstruksi rezim Zionis Israel mengatakan, Tel Aviv memutuskan untuk memberi nama distrik yang akan menjadi tempat kedutaan besar berbagai negara dunia di al-Quds (Jerusalem) dengan nama "Trump Town" (Kota Trump).
Menurut Alalam, Jumat (27/4/2018), The Jerusalem Post dalam laporannya menulis, Menteri Konstruksi Israel, Yoav Gallant dalam kunjungannya ke New York pada hari Kamis mengatakan bahwa dia telah memerintahkan para pejabat senior di kementeriannya untuk memulai proses perencanaan dan persetujuan tempat baru di al-Quds untuk dibangun kedutaan-kedutaan besar berbagai negara.
"Ada pola yang jelas dari pemindahan kedutaan-kedutaan besar ke Jerusalem, dan kami harus mulai bersiap-siap sekarang," kata Gallant.
Dia menambahakn, kami mungkin harus membangun lusinan kedutaan besar, dan kami akan membutuhkan lahan baru yang siap untuk tujuan itu. Untuk itu, lanjutnya, saya meminta kementerian konstruksi mengambil tindakan secepat mungkin.
Gallant menawarkan beberapa nama yang mungkin untuk wilayah di mana kedutaan-kedutaan akan ditempatkan.
Dia awalnya menyebutnya sebagai "Embassy Town" (Kota Kedutaan), namun kemudian mengatakan bahwa dia mungkin memutuskan untuk menamainya sebagai "Kota Trump" setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai langkah untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Jerusalem bulan depan.

Ide tersebut muncul sebagai hasil dari keputusan Trump yang mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis pada Desember 2017 dan instruksinya untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds. (RA)