Hamas Tekankan Pelaksanaan Kesepakatan Rekonsiliasi Nasional
Seorang pejabat senior Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menekankan pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi nasional Palestina.
"Rekonsiliasi nasional Palestina menurut pandangan Hamas adalah sebuah keputusan strategis," kata Mahmoud al-Zahar, Sabtu (9/4/2016) seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.
Hal itu dikatakan al-Zahar dihadapan para penulis dan analis di Jalur Gaza ketika menyinggung hasil pertemuan antara delegasi Hamas dan para pejabat Mesir di Kairo serta pertemuan mereka di Doha, ibukota Qatar.
Ia menilai pertemuan dengan para pejabat intelijen Mesir dan pertemuan rekonsiliasi nasional di Doha sebagai langkah di jalur yang benar.
Al-Zahar menambahkan, usai kunjungan terbaru delegasi tingkat tinggi Hamas ke Mesir, hubungan kedua belah pihak bersahabat.
Kesepakatan rekonsiliasi nasional antara Hamas dan Fatah ditandatangani pada bulan April 2014 melalui mediasi Qatar dan Mesir.
Kesepakatan tersebut menegaskan pembentukan Pemerintahan Persatuan Nasional dan penyelenggaraan pemilu dewan legislatif, pemilu Pemimpin Otorita Ramallah dan pemilu parlemen.
Pemerintah Persatuan Nasional telah diambil sumpahya dihadapan Pemimpin Otorita Ramallah pada awal Juni 2014, namun karena perselisihan politik antara Hamas dan Fatah, pemerintahan ini tidak mampu melaksanakan tugas dan misinya di Gaza. (RA)